 |
Pacitan

Perlu Perawatan Jalan Rutin Rabu, 28-07-2010 15:56:34 Antisipasi Arus Mudik Lebaran
PACITAN-Musim mudik lebaran tahun ini masih 1,5 bulan lagi,namun Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN)V,mulai fokus pada perbaikan di beberapa titik jalan di Jawa Timur untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.Sehingga,pada H-10 lebaran,sejumlah ruas jalan bisa difungsikan secara normal.'Kami sudah memetakan sejumlah ruas jalan arus mudik lebaran,' kata Kepala BBPJN V AG Ismail ketika meninjau pembangunan Jalan Lintas Selatan(JLS)di Pacitan, kemarin(27/7).
Dia mengungkapkan,untuk jalur tengah,Solo(Jawa Tengah)-Madiun,menghadapi lebaran nanti hanya akan dilakukan perawatan rutin.Misalnya,jika terdapat ruas jalan yang rusak segera diperbaiki.Tujuannya,untuk memperlancar arus mudik lebaran.Sehingga,dalam puncaknya nanti,tidak menyebabkan terhambatnya laju kendaraan.
Apalagi,menyebakan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak.'Jika nanti ada peningkatan volume kendaraan,akan kami koordinasikan dengan pihak Perhubungan,'tandas Ismail.Sementara jalan utama Pacitan-Ponorogo,juga sudah dilakukan pelebaran dan peningkatan jalan pada sejumlah ruas jalan.Diharapkan,upaya itu untuk memperlancar arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Dia mengatakan,di Jawa Timur ada sejumlah ruas jalan yang menjadi perhatian.Di antaranya,di Kecamatan Duduk Sampeyan,Kabupaten Gresik,yang kemungkinan belum bisa selesai pelebarannya.Persoalannya,terjadi transisi kepemimpinan di daerah itu yang membuat komunikasi dengan rakyatnya agak terganggu.
Di jalur Pantai Utara (Pantura)Jawa itu,ruas jalan antara Kecamatan Duduk Sampeyan dan Widang(Kabupaten Tuban)menjadi simpul kemacetan saat mudik lebaran. Sebab,tingkat kepadatan arus lalu lintas cukup tinggi. Bahkan,dalam sehari bisa mencapai sekitar 40 ribu kendaraan.
Meski demikian,pihaknya akan bertekad menyelesaikan pelebaran jalan itu.Selain jalur pantura,perbaikan jalan juga dititikberatkan di wilayah yang terdampak semburan lumpur PT Minarak Lapindo di Siring,Porong, Sidoarjo.Pada ruas jalan tersebut,sesuai rencana akan ditinggikan hingga 115 centimeter.Proses pengerjaannya sudah dilakukan.Seperti membangun jalan-jalan transisi sebagai pengganti jalan arteri yang tengah dibangun.
Sekedar diketahui,jalan Arteri Raya Porong merupakan satu-satunya jalan yang menghubungkan Surabaya-Sidoarjo ke Malang dan Pasuruan.Paska terjadinya semburan lumpur,jalan tol Surabaya-Gempol ditutup permanen.Jalan arteri ini merupakan
jalur ke arah selatan atau sebaliknya yang menampung beban lalu lintas cukup padat.'Sampai saat ini,jalan arteri itu sedang dalam proses penyelesaian,' jelasnya.
Satu titik lagi yang menjadi perhatian pihaknya adalah Pasuruan.Saat ini,di ruas jalan itu tengah dalam tahap justifikasi teknis atau pemaksimalan desain.Ruas jalan tersebut dibangun dengan proyek Strategic Infrastructure Regional Project(SIRP).(wit/sad)
(mbak sri) |
|
|