Rabu, 08-09-2010
Pacitan


Mahasiswa Korea Mengajar TI di SMAN 1 Pacitan
Rabu, 28-07-2010 16:09:29
KENALKAN BUDAYA
PACITAN-Empat mahasiswa Korea Selatan yang tergabung dalam Korea Internet Volunteers(KIV),salah satu Bagian dari Badan Informasi Masyarakat Nasional,mengajarkan teknologi informasi(TI)pada murid SMAN 1 Pacitan. Kegiatan itu akan berlangsung selama 40 hari,sejak 19 Juli 2010 lalu.
Selain mengajarkan TI,para mahasiswa sukarelawan itu juga memperkenalkan budaya negaranya.Mereka adalah Yang Yusik,Hwag Joo Young,Mee Jung dan Yu-Min. 'Kegiatan itu sangat bermanfaat bagi siswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan,'kata Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Pacitan Bambang Suharto kemarin (27/7).
Terlebih,sebagai rintisan sekolah bertaraf internasional RSBI,sekolahnya harus punya web terbuka. Tentunya,dengan kerja sama ini sangat menguntungkan, khusunya bagi siswa.Sebab,selain menambah pengetahuan siswa tentang TI,juga untuk mengukur sejauh mana kefasihan dalam berbahasa Inggris.Tidak itu saja,para siswa juga akan mengenal budaya negara lain.'Di Negara maju,sangat menghargai dan menjunjung tinggi budaya.Kita harapkan,nantinya siswa akan memiliki jiwa seperti itu,'imbuh Bambang.
Sementara,para mahasiswa Korea Selatan mengaku sangat senang dan terkesan selama di Pacitan.Padahal,sebelum berangkat,mereka mengaku kwawatir dengan cuaca maupun kondisi masyarakatnya.'Semua guru,siswa dan masyarakat sangat ramah dan baik sekali,'kata Yusik.
Yang membuat mereka sangat terkesan ketika tinggal di Galeri SMAN 1 yang banyak memajang karya alumni. Telebih,dulu Presiden SBY pernah mejadi siswa di sekolah tersebut.'Bapak Presiden SBY,pernah sekolah di sini.Luar biasa,'imbuh Hwag.
Diterangkan,kedatangannya sebagai sukarelawan merupakan salah satu program pemerintahnya dalam pertukaran budaya(culture exchange).Karena itu,selain mengajarkan TI juga memperkenal budaya Korea Selatan.
Dalam kegiatan itu,digelar pameran budaya dengan menampilkan miniatur bangunan Korea Selatan. Diharapkan,kegiatan itu mampu mengajak pemahaman siswa memahami negara mereka.Lebih lanjut Yusik mengungkapkan,kegiatan itu tidak saja di
Indonesia.Namun,juga dilakukan di sejumlah negara lainnya.
Tugas mereka juga menyampaikan perkembangan tehnologi di negaranya.Nanti,sejumlah piranti yang dibawanya, seperti laptop,LCD dan kamera akan ditinggalkan di SMAN 1 sebagai kenang-kenangan.'Kami juga mengagumi budaya lokal Pacitan,'jelas Yusik.(wit/sad)
(mbak sri)
 Berita Lainnya
Sekitar 10 Persen Armada Angkutan Lebaran di Pacitan
Keluarga dan Warga Terkejut
Pembongkaran Makam Siti Rusmini,Korban Dukun Yulianto
Koalisi Delapan Partai Ramaikan Pilkada
Main Keroyok,Lima Remaja Masuk Bui
 Kategori
Belanja
Bisnis
Kesehatan
Kuliner
Pendidikan
Real Estate
Breaking News
Edisi Cetak
Gallery Foto
Info Movie
Madiun
Magetan
Ngawi
Ponorogo

Kontak Kami | Redaksi | Jawa Pos | Radar Tulungagung | Radar Mojokerto

Copy Right by Radar Madiun Online Team @ 2008