 |
Madiun

Hanya Cukup Sampai Akhir Puasa Selasa, 01-09-2009 13:52:00 MADIUN-Bulan Ramadan tampaknya banyak orang enggan mendonorkan darahnya.Terbukti,di Unit Transfusi Darah (UTD)PMI Kabupaten Madiun,stoknya minim.Dan, diperkirakan hanya bisa mencukupi kebutuhan hingga akhir bulan puasa.
Data yang diperoleh,hingga akhir bulan Agustus kemarin,stok darah golongan A hanya 50 kantong. Golongan B sebanyak 161 kantong.Sedangkan jenis AB 23 kantong dan O berjumlah 155 kantong.Di bulan puasa ini,jumlah pendonor mengalami penurunan.Dalam sehari sekitar 3-7 pendonor.Jumlah itu tergolong sedikit dibandingkan hari biasa yang mencapai sekitar 20 pendonor.''Iya memang turun dibandingkan hari biasa,'' ujar Dani Dwi Setiawan,Kepala Bagian Pelayanan UPTD PMI Kabupaten Madiun,kemarin(31/8).
''Stok yang kami miliki itu hanya cukup sampai akhir bulan puasa.Berbeda dengan tahun lalu,dua pekan sebelum lebaran sudah habis,''ujarnya.
Dikatakan,sebagai solusi untuk menambah stok,pihak PMI sudah melobi sejumlah gereja.Agar,jemaatnya bisa mendonorkan darah.Dan,ada beberapa yang sudah menyatakan kesiapannya.Selain itu,mengoptimnalkan pula peran Desa Siaga yang tersebar di Kabupaten Madiun. Hingga tahun ini,sudah ada 25 desa yang aktif, sedangkan ratusan desa lainnya belum berfungsi optimal.''Di desa itu wajib ada pendonor setiap tiga bulan sekali.Adanya desa siaga ini mengikuti petunjuk dari Menteri Kesehatan(Menkes),''jelasnya.
Dani menambahkan,per harinya UTD PMI melayani kebutuhan darah sebanyak 7-10 kantong darah RSD Caruban dan RSI Siti Aisyiah Madiun yang sudah menjalin kerja sama.''Kemarin ada dari RS Darmayu Ponorogo kesini meminta dua kantong darah untuk bayi kembar.Kelihatannya di sana stok darahnya sudah habis,''jelasnya.(ota/irw)
(mbak sri) |
|
|