 |
Madiun

Omset Sehari Capai Rp4Juta Senin, 07-09-2009 14:12:10 MADIUN–Kota Madiun kini mulai menjadi magnet para penjual jasa penukaran uang pecahan.Tengok saja pemandangan di sekitar Jalan dr Soetomo sekitar pukul 08.00 hingga 11.00,beberapa orang tampak menawarkan uang pecahan kepada pengguna jalan.
Uang pecahan yang ditawarkan umumnya Rp2000,Rp5000 dan Rp10.000.''Peminatnya cukup banyak.Dalam sehari kami bisa menjajakan uang baru senilai empat juta,''ujar Imam Sancoko,salah seorang penjaja uang pecahan, kemarin(6/9).
Warga Surabaya itu mengaku baru tahun ini menjajakan uang baru di Kota Madiun.Sebelumnya dia hanya melayani penukaran di Kediri dan Surabaya.Karena persaingan usaha di dua kota tersebut cukup sengit,Imam memutuskan hijrah ke Madiun.''Hasil penukaran uang di sini cukup lumayan.Dalam sehari kami bisa untung Rp 400 ribu,''jelasnya.
Menurutnya,komisi yang diambil dari usaha penukaran uang cukup beragam.Semisal untuk uang baru sneilai Rp 2000,Imam mengambil komisi sekitar 20 persen. Sedangkan untuk pecahan baru Rp5000,dia mendapat keuntungan 15 persen.Sementara,penukaran uang Rp 20.000,ia mengambil upah 5 persen.''Untuk penukaran uang Rp2000 komisinya memang lebih banyak.Soalnya, jenis uang ini lagi jadi primadona masyarakat,'' terangnya.
Dikatakan, uang pecahan senilai Rp4juta yang dibawanya itu merupakan hasil penukaran di Bank Indonesia Cabang Surabaya.Dia mengaku sengaja mengumpulkan gajinya sebagai sopir untuk modal menjajakan uang pecahan. Menurutnya,pekerjaan musiman tersebut jauh lebih menguntungkan dibanding menjadi sopir harian di Surabaya.''Kalau jadi sopir,sehari cuma dapat Rp30 ribu.Beda sama usaha ini,untungnya lebih banyak,'' paparnya.
Mencari tambahan penghasilan selama ramadan juga dilakukan Setyawan dan Samiun,teman seprofesi Imam. Keduanya mengaku memperoleh tambahan penghasilan yang lumayan dari usaha sampingan itu.Terutama bagi Setyawan yang baru lulus SLTA.''Saya nggak punya modal,jadinya ikut paman jajakan uang di sini. Lumayan hasilnya,sehari bisa dapat Rp40 ribu,''jelasnya.
Sementara itu,Dianawati,warga Dungus mengaku terbantu dengan adanya penjaja uang pecahan baru itu.''Dari pada antre di bank, mending beli di sini.Apalagi nggak dibatasi jumlah penukaranya.Maklum,lebaran nanti saya butuh uang banyak untuk keponakan,''ujar Diana,usai menukarakan uang senilai Rp300ribu dnegan pecahan kertas Rp5000.(aan/isd)
(mbak sri) |
|
|