 |
Madiun

Mayat Membusuk di Dam Jati Rabu, 25-11-2009 15:33:09 Diduga Berasal dari Ponorogo
MAGETAN-Sesosok mayat pria dalam keadaan telanjang ditemukan tewas mengambang di saluran pembuangan Dam Jati,kemarin(24/11).Kondisi mayat sangat mengenaskan dan mulai mengeluarkan bau busuk.Belum diketahui identitas dari pria tersebut.Tapi,pihak kepolisian menduga pria itu berasal dari Ponorogo.
Kali pertama mayat itu ditemukan oleh Sudarno,warga Desa Rejosari,Kecamatan Kebonsari,Kabupaten Madiun. Kepada koran ini Sudarno mengatakan,sekitar pukul 07.30 dirinya menjalani aktivitas rutin memasang jala ikan di saluran pembuangan Dam.''Saya kaget melihat ada sesuatu yang mengambang di sungai,saya dekati ternyata sesosok mayat,''jelasnya.
Dikatakan,posisi mayat itu tertelungkup dan telanjang. Melihat kejadian janggal itu dia lantas melaporkan kepada pihak perangkat desa setempat.Kemudian melaporkan pada pihak kepolisian.''Saya setiap hari berada di lokasi itu(TKP,Red)dan sebelumnya tak ada,''ujarnya.
Karena lokasi berada diperbatasan antara Kabupaten Madiun dan Magetan,maka sempat membuat bingung polisi. Baru sekitar pukul 10.30,jajaran Polres Madiun dan Magetan bergerak mengevakuasi mayat.Setelah terangkat, diketahui kondisinya sangat mengenaskan.Kulitnya sudah berwarna memutih dan kemerah-merahan.
Kapolres Magetan AKBP Jakub Prajogo dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Wasno mengatakan,diduga pria itu sudah dua hari terendam dalam sungai.Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda adanya kekerasaan.''Identitas belum diketahui,Tidak kami temukan tanda tanda kekerasan,diduga pira itu terpeleset dan jatuh dan tenggelam.Sebab,pria itu ditemukan dalam keadaan telanjang.''jelas Wasno, kemarin.
Wasno menambahkan,diduga korban berasal dari wilayah Ponorogo.Sebab,sungai yang mengalir ke Dam Jati itu juga melintasi wilayah Ponorogo.Dikatakan,polisi mendapatkan informasi dua hari yang lalu sungai itu banjir.
Dugaan itu diperkuat untuk sementara ini belum ada warga yang tinggal di sekitar Dam merasa kehilangan anggota keluarganya.''Kami masih terus melakukan penyelidikan.Untuk warga yang merasa kehilangan keluarga kami minta menghubungi Polres Magetan atau melihat langsung ke RSUD dr Sayidiman Magetan,'' ujarnya.(ota/eba)
(mbak sri) |
|
|