 |
Bersekongkol dengan Teman (Rabu, 25-11-2009 15:38:38) |
| |
KAKAK EMBAT MOTOR ADIK
MADIUN-Hubungan keluarga tampaknya tidak menghalangi seseorang berbuat jahat.Seperti yang diduga telah dilakukan WK,warga Nambangan Lor,Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.Dia nekat ngembat Supra X-125 Nopol AE 2652 BB milik adik kandungnya,Teguh.
|
 |
Mayat Membusuk di Dam Jati (Rabu, 25-11-2009 15:33:09) |
| |
Diduga Berasal dari Ponorogo
MAGETAN-Sesosok mayat pria dalam keadaan telanjang ditemukan tewas mengambang di saluran pembuangan Dam Jati,kemarin(24/11).Kondisi mayat sangat mengenaskan dan mulai mengeluarkan bau busuk.Belum diketahui identitas dari pria tersebut.Tapi,pihak kepolisian menduga pria itu berasal dari Ponorogo.
|
 |
Usul Siagakan Panitia di Kantor Pos (Kamis, 29-10-2009 12:59:45) |
| |
Untuk Antisipasi Lamaran yang Tak Penuhi Syarat
MADIUN-Pengumuman CPNSD yang dibuat pemkot tampaknya masih belum bisa dipahami sepenuhnya para pelamar. Buktinya,pada hari ketiga pendaftaran,sudah ditemukan beberapa lamaran yang tidak memenuhi syarat adminstrasi.Seperti,tidak disertakannya ijazah terlegalizir.Juga,pendidikan tidak sesuai dengan formasi yang dilamar.''Hingga tadi(kemarin,Red)sudah lebih dari sepuluh surat lamaran yang tidak memenuhi syarat,''kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Madiun,Dwi Budi Agustono,kemarin(28/10).
|
 |
Panitia Tidak Perlu Seragam Baru (Rabu, 07-10-2009 12:23:37) |
| |
MADIUN-Inspeksi mendadak(sidak)kesiapan Pilkades serentak di Kabupaten Madiun berlanjut.Kemarin(6/10), Hadi Sutikno,Kabag Pemdes dan Darsono,Asisten Pemerintahan kembali mendatangi sejumlah desa.Mereka menemukan anggaran Pilkades yang melebihi imbauan Pemkab Madiun yakni maksimal tujuh kali subsidi atau Rp49juta.
|
 |
Saksi PDIP Datangi Mapolwil (Rabu, 07-10-2009 12:01:53) |
| |
MADIUN-Kader dan saksi di PPK dari PDI Perjuangan Kabupaten Magetan mendatangi Mapolwil Madiun,kemarin (6/10).Mereka bermaksud melaporkan panitia tim pemenangan capres-cawapres Megawati–Prabowo di wilayahnya.Belasan orang itu menilai,panitia tim kampanye diduga menggelapkan uang jatah 36 saksi PPK saat pemilu lalu.
|
 |
Warga Mulai Kekurangan Air Bersih (Selasa, 06-10-2009 11:39:09) |
| |
MADIUN-Kemarau panjang mulai membuat warga Kabupaten Madiun menjerit,karena kekurangan air bersih.Itu, terjadi di Desa Sidomulyo dan Jatirejo,Kecamatan Wonoasri.Mereka,kini bergantung pada droping air bersih dari PDAM atau pemkab setempat.
|
 |
Jamaah Haji Disuntik Vaksin Flu (Selasa, 06-10-2009 11:32:56) |
| |
MADIUN-Ratusan jamaah haji asal Kota Madiun hari ini dijadwalkan menjalani suntik vaksin influenza di Puskemas Or-Oro Ombo.Pemberian vaksin tersebut tergolong baru sesuai instruksi Depkes pada 29 September lalu.''Instruksi mewajibkan pemberian vaksin paling lambat dua minggu sebelum keberangkatan,''ujar dr Resti Lestantini,Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan(P2PL)Dinkes Kota Madiun,kemarin (5/10).
|
 |
Perluas Jalan,Belah Hutan (Sabtu, 03-10-2009 20:11:20) |
| |
Perhutani Ingatkan Lebar Tak Boleh Lebih 8 Meter
MADIUN–Proyek fisik membelah kawasan hutan kembali direncanakan Pemkab Madiun.Setelah waduk Kedungbrubus dan Kresek,lahan hutan di Perum Perhutani KPH Saradan di Desa Bulu,Pilangkenceng,bakal jadi sasaran.Pemkab akan memperluas jalan tembus dari Pilangkenceng menuju Kecamatan Sekar,Bojonegoro.Jalan sempit yang saat ini tidak beraspal bakal diperluas hingga 12 meter memakan lahan hutan sepanjang tujuh kilometer.
|
 |
Tuntutan Warga Belum Dibahas (Jum\'at, 02-10-2009 22:11:54) |
| |
Tentang Kompensasi Megaproyek Waduk Kresek
MADIUN-Warga yang terdampak megaproyek Waduk Kresek harus bersabar.Pasalnya,tuntutan ganti rugi yang mereka layangkan melalui tim 15 perwakilan warga Desa Kresek,belum dibahas tim pemkab.Kabarnya,baru pekan depan tim duduk bersama mengadakan pembicaraan soal itu.
|
 |
Omset Sehari Capai Rp4Juta (Senin, 07-09-2009 14:12:10) |
| |
MADIUN–Kota Madiun kini mulai menjadi magnet para penjual jasa penukaran uang pecahan.Tengok saja pemandangan di sekitar Jalan dr Soetomo sekitar pukul 08.00 hingga 11.00,beberapa orang tampak menawarkan uang pecahan kepada pengguna jalan.
|